Internasional
Ketegangan Meningkat, Dubes Kamboja Diusir dari Thailand
Cholis Anwar
Kamis, 24 Juli 2025 17:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bangkok – Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja semakin meluas ke ranah diplomatik setelah Thailand mengusir Duta Besar Kamboja di Bangkok.
Langkah ini menyusul tuduhan Thailand terhadap Kamboja bertanggung jawab atas ledakan ranjau darat yang melukai tentara Thailand. Sebagai balasan, Thailand juga menarik pulang Duta Besarnya untuk Kamboja.
Insiden ranjau darat terjadi pada Rabu (23/7/2025) sore di Distrik Nam Yuen, Provinsi Ubon Ratchathani, di mana lima anggota patroli militer Thailand terluka.
Melansir dari Kompas.com, Perdana Menteri interim Thailand, Phumtham Wechayachai mengatakan, hasil penyelidikan militer Thailand menemukan bukti bahwa Kamboja memasang ranjau darat baru di wilayah perbatasan yang disengketakan.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Thailand menyetujui usulan militer untuk menutup sejumlah pos pemeriksaan perbatasan.
”Pemerintah juga memutuskan untuk menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan memanggil pulang dubes Thailand di Kamboja dan mengusir dubes Kamboja di Thailand,” kata Phumtham.
Tentara Thailand dalam pernyataan resminya menyebutkan, seorang prajurit kehilangan kakinya dalam ledakan tersebut, sementara yang lain mengalami luka telinga dan nyeri dada.
Kamboja Bantah...
- 1
- 2



