Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – PT Pertamina (Persero) secara resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di beberapa wilayah yang berlaku efektif mulai hari ini, 1 Agustus 2025.

Penyesuaian ini membawa kabar baik bagi pengguna Pertamax karena harganya mengalami penurunan.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Pertamina, penyesuaian harga ini dilakukan sebagai implementasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Di wilayah Jabodetabek, harga beberapa jenis BBM mengalami perubahan signifikan.

Sebagai contoh, Pertamax (RON 92) turun Rp 300 menjadi Rp 12.200 per liter dari sebelumnya Rp 12.500.

Kemudian Pertamax Green (RON 95) turun Rp 250 menjadi Rp 13.000 per liter dari harga sebelumnya Rp13.250.

Selanjutnya Pertamax Turbo (RON 98) turun Rp 300 menjadi Rp 13.200 per liter dari sebelumnya Rp 13.500.

Namun, beberapa jenis BBM diesel justru mengalami kenaikan harga

Seperti Dexlite (CN 51) naik Rp 530 menjadi Rp 13.850 per liter dari sebelumnya Rp 13.320.

Pertamina Dex (CN 53) naik Rp 500 menjadi Rp 14.150 per liter dari sebelumnya Rp 13.650.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi dan penugasan seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, dan Biosolar tetap Rp 6.800 per liter.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler