Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Indramayu – Semburan lumpur pekat yang muncul di sisi Jalur Pantura, Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/8/2025), menggegerkan warga dan menjadi viral di media sosial.

Sebagian masyarakat khawatir fenomena ini serupa dengan tragedi lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Namun, pihak berwenang dan perusahaan yang bertanggung jawab memastikan semburan tersebut tidak berbahaya.

Humas PT Titan Energi Abadi, Marsel Hayon menjelaskan, lumpur itu merupakan ”freak out,” yaitu keluarnya lumpur sisa pengeboran dari pori-pori tanah yang lemah.

Fenomena ini kerap terjadi saat proyek pengeboran Horizontal Directional Drilling (HDD) untuk pemasangan pipa gas.

”Ini juga sebenarnya lumpur sisaan, dan ini aman,” ujar Marsel dikutip dari Kompas.com, Selasa (19/8/2025).

Marsel memastikan pihaknya langsung mengerahkan alat berat untuk membersihkan lumpur yang sempat meluber ke badan jalan dan halaman rumah warga. Pembersihan ditargetkan selesai secepatnya.

Keterangan polisi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler