Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada 28 Oktober 2025, berbagai instansi, sekolah, dan komunitas mulai menyiapkan kegiatan dengan menggunakan identitas visual resmi.

Untuk memudahkan publikasi, logo resmi Hari Sumpah Pemuda 2025 kini tersedia dalam dua format praktis, yaitu JPG dan PNG resolusi tinggi.

Logo resmi ini menjadi elemen visual penting yang digunakan dalam berbagai media, mulai dari poster, banner, Twibbon, hingga unggahan media sosial, guna memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme generasi muda.

Dilansir dari pedoman pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda oleh Kemenpora, tema yang diusung pada perayaan yang ke 97 ini adalah "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Logo Hari Sumpah Pemuda 2025 dirancang dengan filosofi mendalam yang menyimbolkan nilai-nilai kebangsaan dan kolaborasi:

1. Sayap Burung Garuda: Melambangkan semangat nasional dan kekuatan luhur yang terbang bukan karena kekuasaan, melainkan karena nilai.

2. Empat Sayap membentuk Tangan: Mencerminkan kolaborasi antar manusia. Pesannya jelas, kekuatan bangsa terletak pada persatuan dan kerja bersama.

3. Panah Ke Kanan: Menjadi simbol progresif; bangsa yang selalu bergerak maju, berani menembus masa depan tanpa pernah meninggalkan akar sejarah.

4. Gerak Melingkar: Menggambarkan kolaborasi antar jiwa bangsa yang tak berujung dan saling menguatkan.

5. Besi: Melambangkan keteguhan, daya tahan, dan kerja keras yang ditempa, bukan dibentuk oleh kenyamanan.

6. Cahaya di Tengah: Mewakili kesadaran kolektif bahwa kekuatan sejati bangsa tidak berasal dari satu tangan, melainkan dari buah persatuan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler