Menkeu Purbaya Blakblakan Soal Pegawai Pajak Nakal Diduga Dilindungi
Cholis Anwar
Jumat, 31 Oktober 2025 12:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan jika Kejaksaan Agung (Kejagung) saat ini tengah mengincar para pegawai di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai.
Dalam program Economic Spesial Hari Keuangan Nasional di Studio CNN, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025), Purbaya menceritakan obrolannya dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait penegakan hukum bagi pegawai nakal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
”Saya ketemu dengan Jaksa Agung, dia tanya sama saya, Pak, gimana kalau orang Pajak atau Bea Cukai terlibat masalah hukum? Apa tuh? Penyelewengan, mencuri, segala macam. Boleh enggak dihukum? Saya kan bingung, maksudnya apa ’boleh gak dihukum’?” ujar Purbaya dikutip dari Video CNN Indonesia, Jumat (31/10/2025).
Dari percakapan tersebut, Purbaya baru mengetahui bahwa sebelumnya para pegawai yang terindikasi melanggar hukum sering kali lolos dari jeratan.
”Rupanya sebelum-sebelumnya dilindungi. Jadi, kalau ada seperti itu (kasus pegawai pajak dan bea cukai), akan ada intervensi dari atas supaya jangan diganggu karena akan mengganggu stabilitas pendapatan nasional. Itu lah yang menciptakan, bukan moral hazard, seperti dikasih insentif untuk berbuat dosa,” bongkarnya.
Meskipun tidak merinci siapa pihak yang selama ini memberikan perlindungan, Purbaya memastikan di bawah kepemimpinannya, ia tidak akan menutupi atau melindungi anak buah yang menyalahi aturan, bahkan jika mereka datang memohon.
Menkeu Purbaya menegaskan komitmennya untuk membenahi masalah internal di Pajak dan Bea Cukai.
”Yang miring-miring, boleh takut sekarang karena gak akan saya lindungi. Kalau dia gak salah, diganggu orang, saya lindungi habis-habisan, gak ada urusan. Tapi kalau dia mencuri, terima uang, terus minta perlindungan, enggak ada itu!” tegas Purbaya.
Ia menambahkan bahwa pola pikir atau attitude lama yang beredar adalah pegawai di kedua direktorat tersebut merasa aman mengambil keuntungan asalkan target pendapatan tercapai, karena yakin akan dilindungi.



