Imbas PHK Massal, Ratusan Buruh Blokir Total Ruas Pantura Bekasi
Cholis Anwar
Senin, 3 November 2025 16:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bekasi – Ratusan buruh memblokir ruas jalan nasional pantura di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, selama lima jam pada Senin (3/11/2025).
Pemblokiran jalan ini dilakukan oleh ratusan buruh dalam aksi unjuk rasa di depan PT Multistrada Arah Sarana (Michelin Indonesia), dipicu oleh Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.
Aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB ini mengakibatkan kemacetan panjang hingga dua sampai tiga kilometer. Buruh melakukan orasi tepat di badan jalan, memblokir penuh akses dari arah Bekasi menuju Karawang.
Seorang sopir truk, Asmin (60), mengaku terjebak kemacetan sejak pukul 09.00 WIB.
”Saya sudah empat jam terjebak di sini. Tadinya mah masih jalan, tapi pas sudah mau depan pabrik ini ditutup. Enggak gerak sama sekali,” keluhnya dikutip dari Antara.
Aksi ini dimotori oleh massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bekasi, yang juga didukung buruh dari Karawang, Tangerang, Depok, dan daerah lain.
Aksi unjuk rasa turut dihadiri oleh Ketua KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Multistrada Arah Sarana Tbk, Guntoro mengungkapkan, sejauh ini 370 karyawan terkena dampak PHK. Jumlah tersebut terdiri dari 200 pekerja bagian industri dan sisanya di bagian logistik.
”Hasil komunikasi dengan perusahaan, alasan PHK karena efisiensi dan restrukturisasi. sisanya (bagian logistic) akan diganti dengan pihak ketiga pada April 2026,” jelas Guntoro.
PKB...
- 1
- 2



