Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merilis besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPH) atau biaya haji bagi jemaah haji reguler untuk Tahun 1447 H/2026 M.
Penetapan biaya haji tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 29 Tahun 2025 tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Biaya yang harus dilunasi oleh setiap jemaah merupakan selisih dari total Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPH) dikurangi setoran awal dan Nilai Manfaat yang diperoleh.
Berdasarkan data yang ditetapkan, Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler per embarkasi pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Embarkasi Aceh Rp 45.109.422
- Embarkasi Medan Rp 46.163.512
- Embarkasi Batam Rp 54.125.422
- Embarkasi Padang Rp 47.869.922
- Embarkasi Palembang Rp 54.206.922
- Embarkasi Jakarta (Pondok Gede, Cipondoh, Bekasi) Rp 58.542.722
- Embarkasi Solo Rp 53.233.422
- Embarkasi Surabaya Rp 60.645.422
- Embarkasi Balikpapan Rp 55.575.922
- Embarkasi Banjarmasin Rp 55.538.922
- Embarkasi Makassar Rp 55.893.179
- Embarkasi Lombok Rp 54.951.822
- Embarkasi Kertajati Rp 58.559.022
- Embarkasi Yogyakarta Rp 52.955.422
Dari daftar tersebut, Embarkasi Surabaya tercatat memiliki biaya haji tertinggi sebesar Rp 60.645.422, sedangkan Embarkasi Aceh memiliki biaya haji terendah, yaitu Rp 45.109.422.
Perbedaan besaran biaya ini didasarkan pada komponen biaya penerbangan dan layanan lokal yang berbeda di setiap wilayah asal jemaah.



