Kolaborasi ini juga ditunjukkan melalui rangkaian kegiatan Road to Harbolnas yang mencakup pelatihan bagi 500 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
”Kami mengharapkan momentum Harbolnas ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan tempat yang lebih besar bagi produk lokal dan yang paling penting membangun keberdayaan masyarakat terhadap produk Indonesia,” pungkas Mendag.
Murianews, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2025 merupakan momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Mendag Budi Santoso menargetkan nilai transaksi Harbolnas tahun ini dapat mencapai Rp 33 triliun hingga Rp 34 triliun.
”Harbolnas menjadi salah satu strategi yang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal 4. Oleh karena itu, Harbolnas tidak hanya dipandang sebagai perayaan belanja, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk menjadi stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun,” kata Mendag dikutip dari Antara, Kamis (4/12/2025).
Harbolnas 2025 akan diselenggarakan selama satu pekan penuh, yaitu pada tanggal 10 hingga 16 Desember, dengan puncak promosi yang ditetapkan pada Jumat (12/12/2025).
Mendag menyoroti rekam jejak peningkatan transaksi Harbolnas dari tahun ke tahun.
”Total penjualan selama Harbolnas 2024 mencapai Rp 31,2 triliun, meningkat 22 persen dibandingkan Harbolnas tahun 2023 yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 25,7 triliun. Kontribusi transaksi produk lokal sebesar Rp 16,1 triliun atau 52 persen dari total nilai transaksi Harbolnas,” etrangnya.
Untuk tahun ini, Mendag menargetkan peningkatan transaksi sebesar 5-10 persen, atau sekitar Rp 33 triliun hingga Rp 34 triliun, yang berarti meningkat sekitar 10 persen dibandingkan capaian Rp 31,2 triliun pada 2024.
Untuk mencapai target ambisius tersebut, Mendag menilai sinergi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha sangat dibutuhkan.
Kolaborasi...
Kolaborasi ini juga ditunjukkan melalui rangkaian kegiatan Road to Harbolnas yang mencakup pelatihan bagi 500 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
”Kami mengharapkan momentum Harbolnas ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan tempat yang lebih besar bagi produk lokal dan yang paling penting membangun keberdayaan masyarakat terhadap produk Indonesia,” pungkas Mendag.