Presiden Prabowo Tinjau Pemasangan Jembatan Darurat di Bireuen
Cholis Anwar
Minggu, 7 Desember 2025 13:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bireuen – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pemasangan jembatan bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Jembatan ini dipasang untuk menggantikan struktur jembatan vital yang ambruk diterjang banjir bandang.
Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo menerima paparan dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengenai progres pemasangan jembatan.
Presiden kemudian meninjau langsung rangka baja yang sedang dirakit oleh prajurit TNI Angkatan Darat di tepian Sungai Teupin Mane, yang arusnya masih cukup deras.
Presiden Prabowo menargetkan jembatan darurat tersebut dapat segera digunakan, sekaligus membuka akses ke wilayah lain yang terisolasi.
”Ini kita lihat salah satu jembatan bailey yang mereka kerja terus (untuk menyelesaikannya), diharapkan satu minggu sudah bisa buka, dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan Takengon ke atas,” kata Presiden Prabowo dikutip dari Antara.
Jembatan bailey yang sedang dipasang berfungsi sebagai struktur sementara untuk menyambung jalur vital di Kecamatan Juli. Jalur ini merupakan penghubung utama antara Kabupaten Bireuen dengan Kota Takengon di Kabupaten Aceh Tengah.
Kabupaten Bireuen merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir bandang pada 25 November 2025, menyebabkan sejumlah rumah warga, jalan, dan jembatan rusak parah atau ambles.
Presiden Prabowo didampingi oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Menteri PU Dody Hanggodo. Turut hadir dalam rombongan antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Setelah mengecek pemasangan jembatan bailey, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan mengecek kondisi para pengungsi di posko pengungsian di Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, yang tidak jauh dari lokasi jembatan.



