BKSDA Kerahkan Empat Gajah Bantu Bersihkan Puing Kayu di Pidie Jaya
Cholis Anwar
Senin, 8 Desember 2025 17:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pidie Jaya – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengerahkan empat ekor gajah jinak untuk membantu membersihkan puing kayu dan material pascabanjir bandang di pemukiman penduduk Kabupaten Pidie Jaya.
Pengerahan satwa terlatih ini difokuskan pada lokasi yang sulit dijangkau alat berat.
Kepala BKSDA Wilayah Sigli, Aceh, Hadi Sofyan, mengatakan gajah-gajah yang dikerahkan berasal dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Seulawah.
”Gajah terlatih yang kita bawa ini sebanyak empat ekor. Mereka bernama Abu, Mido, Ajis, dan Noni,” kata Hadi Sofyan di Pidie Jaya, Senin (8/12/2025).
Pada hari pertama, para mahot (pawang) membawa gajah-gajah tersebut untuk membersihkan puing kayu di pemukiman penduduk Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Hadi Sofyan menjelaskan, gajah-gajah jinak ini ditargetkan membantu pembersihan di lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.
Selain membersihkan material yang tersangkut di rumah-rumah penduduk, gajah juga bertugas membuka akses jalan menuju rumah warga yang tertimbun.
Gajah-gajah tersebut juga dipersiapkan untuk membantu evakuasi korban yang mungkin belum ditemukan serta mengantar logistik kepada korban banjir di Pidie Jaya.
Pengalaman panjang...
- 1
- 2



