Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Tahun 2025 menjadi panggung bagi transformasi besar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Sepanjang dua belas bulan terakhir, publik disuguhi deretan kebijakan yang berfokus pada penguatan fiskal, reformasi birokrasi, dan pemberdayaan ekonomi akar rumput.

Gejolak Efisiensi Anggaran

Sejak awal tahun, Presiden Prabowo menginstruksikan penghematan belanja negara secara besar-besaran dengan menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran nasional dan daerah.

Kebijakan ini memotong total anggaran hingga Rp 306,69 triliun, termasuk pengurangan biaya operasional, perjalanan dinas, pemangkasan belanja nonproduktif, dan pembatasan alokasi transfer ke daerah.

Beberapa kementerian juga memangkas dana untuk pertemuan, perjalanan, dan belanja rutin untuk mendukung prioritas program sektoral.

”Efisiensi dikurangilah perjalanan dinas, kurangilah rapat-rapat, kurangilah seminar-seminar, kurangilah kunjungan-kunjungan kerja, untuk apa lagi kunjungan kerja? yang penting kerja, bukan kunjungan-kunjungan kerjanya,” ujar Presiden Prabowo pada Kamis (28/8/2025).

Danantara...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler