Penampakan Kapal Pesiar Mewah Singgah di Gili Mas Lombok
Cholis Anwar
Sabtu, 3 Januari 2026 07:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Lombok Barat – Kapal pesiar mewah bertaraf internasional, Ovation Of The Seas, resmi bersandar di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Kabupaten Lombok Barat, pada Jumat (2/1/2026) pagi.
Kapal berbendera Bahama milik operator Royal Caribbean tersebut membawa sebanyak 4.684 wisatawan mancanegara (wisman) dan 1.200 kru. Kedatangan kapal raksasa sepanjang 348 meter ini disambut meriah dengan dentuman musik tradisional Suku Sasak, Gendang Beleq.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal hadir secara langsung untuk menyambut kedatangan para turis asing tersebut.
Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, Ovation Of The Seas merupakan kapal pesiar pertama yang singgah di Lombok pada tahun ini. Namun, para wisatawan tidak bisa menginap lantaran pendukung di Lombok yang kurang memadai.
”Kapal ini tidak menginap. Datang pagi, sore atau malam lanjut perjalanan lagi. Masalahnya adalah kelengkapan fasilitas dan akomodasi kita yang belum siap menampung lebih dari 4.000 wisatawan sekaligus untuk menginap jika dibandingkan dengan Bali atau Singapura,” jelas Iqbal.
Iqbal menambahkan, lokasi pelabuhan yang cukup jauh dari destinasi unggulan seperti Mandalika atau Senggigi juga menjadi tantangan konektivitas.
Namun, ia tetap optimis kunjungan singkat ini mampu menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, sektor transportasi, dan jasa pariwisata lainnya.
Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun tersibuk bagi Pelabuhan Gili Mas dalam melayani wisata pesiar. General Manager Gili Mas, Kunto Wibisono, menyebutkan bahwa tahun ini direncanakan ada 25 kapal pesiar yang akan bersandar.
Tren kenaikan...
- 1
- 2



