Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Denpasar – Wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu (10/1/2026) petang.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengonfirmasi guncangan tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa ini memiliki pola pergerakan mendatar (strike slip).

”Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut,” kata Cahyo di Denpasar dikutip dari Antara.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 17.34 WITA dengan kekuatan Magnitudo 4,5. Hasil analisis menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 9,26 Lintang Selatan (LS) dan 114,78 Bujur Timur (BT).

Titik pusat gempa berada di laut, berjarak sekitar 71 kilometer arah Barat Daya Kuta Selatan dengan kedalaman hiposenter mencapai 34 kilometer.

Getaran dilaporkan terasa di sejumlah wilayah di Pulau Dewata, meliputi Kuta Selatan, Kuta, Denpasar, hingga Kabupaten Jembrana.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Namun, BBMKG mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) pada pukul 18.21 WITA dengan kekuatan lebih kecil, yakni Magnitudo 2,5 pada kedalaman 10 kilometer.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler