Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Makassar – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketujuh pada Jumat (23/1/2026).

Tim SAR gabungan melaporkan adanya temuan baru berupa dua paket kantong jenazah yang diduga berisi bagian tubuh korban yang tidak utuh.

Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, dengan temuan terbaru ini, total objek yang dievakuasi dari titik jatuh pesawat telah mencapai 10 paket.

”Informasi terbaru, pukul 09.06 WITA paket sembilan telah ditemukan, disusul paket 10 pada pukul 09.10 WITA. Saat ini keduanya masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim di lapangan,” jelas Andi dikutip dari Antara.

Proses pemindahan temuan dari medan berat pegunungan menuju posko identifikasi terus dilakukan melalui jalur udara.

Hingga Jumat pagi, dua paket jenazah dilaporkan telah berhasil mendarat di Base Ops Pangkalan Lanud Sultan Hasanuddin untuk selanjutnya diserahkan kepada tim DVI Biddokkes Polda Sulsel.

”Update terkini dari lapangan, dua paket hasil evakuasi sudah tiba di Lanud Sultan Hasanuddin pagi tadi untuk proses identifikasi lebih lanjut,” tambahnya.

Guna mempercepat proses evakuasi sisa korban dan puing pesawat dengan registrasi PK THT tersebut, kekuatan personel di lapangan kini dipertebal.

Basarnas...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler