Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintah melalui Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersiap menggulirkan program bantuan pangan besar-besaran yang menyasar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman menjelaskan, penyaluran kali ini mengalami peningkatan signifikan hingga 81,9 persen dibandingkan program sebelumnya yang hanya menjangkau 18,2 juta KPM.

”Pemerintah melaksanakan langkah strategis berupa penyaluran bantuan 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita kepada 33,2 juta KPM untuk alokasi dua bulan, yaitu Februari dan Maret,” ujar Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Program pro rakyat ini akan menyasar masyarakat yang tergolong dalam kategori desil I sampai IV, atau setara dengan basis data penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).

Untuk merealisasikan bantuan skala nasional ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 11,92 triliun.

Setiap keluarga nantinya akan menerima jatah sekaligus untuk dua bulan (rapel), sehingga total yang diterima per KPM adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Secara keseluruhan, Bulog akan mengeluarkan stok cadangan sebesar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, saat ini Bulog tengah melakukan persiapan teknis seperti pengadaan kemasan (karung) dan pemutakhiran data distribusi.

”Estimasi penyaluran nanti pada pertengahan Maret. Semoga di pertengahan Ramadan sudah tersalurkan untuk meringankan beban masyarakat,” kata Rizal.

Akurasi data penerima...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler