Internasional
Update Korban Eskalasi Militer di Iran: 201 Orang Meninggal 747 Luka
Cholis Anwar
Minggu, 1 Maret 2026 08:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Palang Merah Iran (IRCS) melaporkan sedikitnya 201 orang meninggal dunia dan 747 lainnya mengalami luka-luka akibat operasi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Data korban tersebut dikonfirmasi oleh organisasi kemanusiaan tersebut melalui kantor berita Mehr.
Hingga Sabtu malam, tim penyelamat Iran mencatat dampak serangan telah tersebar secara masif di 24 dari total 31 provinsi di seluruh negeri.
Ketegangan memuncak pada Sabtu pagi saat Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan peluncuran serangan langsung terhadap wilayah Iran.
Menyusul pengumuman tersebut, otoritas Israel segera menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya guna mengantisipasi dampak konflik.
Tak lama berselang, Amerika Serikat turut bergabung dalam operasi militer tersebut. Laporan Reuters yang mengutip seorang pejabat AS menyebut Washington mengerahkan kekuatan udara dan laut untuk menghantam sejumlah sasaran strategis di daratan Iran.
Menanggapi agresi tersebut, Teheran tidak tinggal diam. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan balasan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke arah wilayah Israel.
”Teheran meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis tersebut terhadap Iran,” tulis pernyataan resmi otoritas setempat.
Serangan diperluas...
- 1
- 2



