Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Pemerintah Republik Islam Iran menetapkan langkah darurat untuk mengisi kekosongan kekuasaan setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Mokhber, mengumumkan tugas-tugas Pemimpin Tertinggi kini dijalankan secara kolektif oleh dewan khusus, Minggu (1/3/2026).

Mengutip dari Antara, sebagaimana didewan tersebut terdiri dari Presiden Iran, Ketua Pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali Iran.

Ketiganya akan berbagi tanggung jawab dalam menjalankan fungsi kepemimpinan nasional selama masa transisi ini.

”Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan,” tegas Mokhber.

Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei terjadi menyusul rangkaian serangan udara masif yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi (28/2/2026).

Serangan rudal yang menyasar kompleks tempat kerja Khamenei di Teheran tersebut dikonfirmasi menjadi penyebab wafatnya sang pemimpin tertinggi.

Agresi militer ini tidak hanya menghancurkan infrastruktur strategis, tetapi juga menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Penghormatan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini