Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Masyarakat Indonesia akan segera disuguhi fenomena astronomi yang memukau, yakni gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa (3/3/2026). Bahkan masyarakat secara langsung bisa melihat gerhana ini.

Peristiwa ini menjadi momen spesial karena dari empat rangkaian gerhana sepanjang tahun ini, hanya fenomena esok hari yang bisa diamati dari tanah air.

Peristiwa ini merupakan salah satu dari empat gerhana Matahari dan Bulan yang berlangsung sepanjang 2026. Dari seluruh rangkaian tersebut, hanya gerhana bulan total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.

Sebaliknya, fenomena langit lainnya seperti Gerhana Bulan Sebagian (GBS) yang terjadi pada 28 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan di Indonesia, sebagaimana dicatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Secara ilmiah, gerhana bulan merupakan hasil dari pergerakan benda langit yang dinamis. Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

BMKG menjelaskan fenomena ini memiliki syarat posisi tertentu.

”Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar,” jelas BMKG.

Kondisi unik ini memberikan dampak visual yang spesifik pada satelit alami bumi tersebut. Hal ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi.

Fase Puncak...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler