Marwan Jafar Tekan Pentingnya Kebijakan Ekonomi Berbasis Empat Pilar
Cholis Anwar
Kamis, 19 Maret 2026 22:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Anggota MPR RI, Marwan Jafar, mengingatkan pemerintah untuk mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas nasional di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar semboyan, melainkan fondasi krusial untuk memperkuat ekonomi bangsa agar tidak terpuruk lebih dalam.
Hal tersebut ditegaskan Marwan saat mengisi agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang berlangsung di Hotel Safin, Pati, pada Senin (16/3/2026).
Marwan menjelaskan, upaya penguatan ekonomi merupakan perintah langsung dari UUD 1945. Oleh karena itu, ia meminta negara untuk lebih serius dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat.
”Negara harus serius dan tepat dalam mengambil kebijakan. Ekonomi makro yang dirancang pemerintah wajib memberikan dampak positif yang nyata bagi sektor ekonomi mikro,” ujar Marwan yang hadir secara daring dalam acara tersebut.
Ia juga menyoroti dampak perang antara AS-Israel dengan Iran yang mengguncang stabilitas dunia.
Baginya, Indonesia harus merespons situasi ini dengan kebijakan yang mampu memproteksi berbagai sektor domestik agar terhindar dari krisis yang mengancam kedaulatan ekonomi.
Dalam forum yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat Pati tersebut, Marwan memberikan catatan khusus terkait strategi bantuan pemerintah.
Ia menekankan bahwa menjaga stabilitas ekonomi tidak cukup hanya dengan mengandalkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Ia juga mengatakan bahwasannya pemerintah wajib memberikan perhatian lebih pada usaha menengah ke bawah.
Kemudian sebagai tulang punggung ekonomi, UMKM perlu didorong agar lebih mandiri dan memiliki daya saing tinggi.
Menutup pemaparannya, legislator asal Pati ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong yang tertuang dalam Pancasila.
Ia optimistis Indonesia mampu melewati masa sulit jika sinergi kolektif terbangun dengan baik.
”Pancasila adalah panduan kita. Prinsip keadilan sosial dan gotong royong memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal. Kelas ekonomi atas harus menopang yang di bawah. Inilah wujud nyata dari Bhinneka Tunggal Ika dalam ketahanan nasional kita,” pungkasnya.



