Muncul Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Setkab Teddy: Masih Dirapatkan
Cholis Anwar
Selasa, 7 April 2026 13:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Belakangan muncul wacana adanya pemotongan gaji menteri untuk efisiensi anggaran negara.
Terkait hal itu, Sekretaris Kabinet (Setkab) Teddy Indra Wijaya mengtakana, hingga saat ini soal pemotongan gaji menteri masih akan dirapatkan.
Teddy mengatakan, berbagai konsep terkait wacana tersebut masih akan didiskusikan lebih lanjut.
”Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini,” ucap Seskab Teddy dikutip dari Antara, Selasa (7/4/2026).
Pihaknya juga menegaskan jika saat ini belum ada Keputusan apa pun mengenai rencana pemotongan gaji menteri tersebut.
”Nanti kita lihat. Belum ada keputusan apapun,” kata Teddy.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tidak mempermasalahkan wacana pemotongan gaji menteri. Namun, dia masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
”Kalau (pemotongan gaji Meteri) DPR saya enggak tahu. Kalau menteri sih nggak apa-apa, nanti kita lihat kebijakan Presiden seperti apa,” kata Purbaya di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Purbaya memperkirakan besaran pemotongan gaji menteri tersebut berkisar 25 persen.
”Kayaknya 25 persen deh,” ujar dia.



