Siap-siap! Bahlil Sebut Ada Potensi Penyesuaian Harga Pertamax
Cholis Anwar
Senin, 20 April 2026 19:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mengalami kenaikan.
Hal ini terjadi apabila tren harga minyak mentah dunia terus menguat akibat ketegangan konflik di Timur Tengah.
Bahlil menjelaskan penetapan harga BBM nonsubsidi sangat bergantung pada indikator harga pasar global. Jika harga minyak dunia tidak segera melandai, maka pemerintah akan melakukan penyesuaian harga.
”Kalau harganya (minyak dunia) turun, ya enggak naik (harga Pertamax). Tapi kalau harganya begini (naik) terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” ujar Bahlil dikutip dari Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Sebelumnya, sejumlah operator SPBU, termasuk Pertamina, telah menaikkan harga jual tiga jenis BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada 18 April 2026 lalu. Namun, saat itu harga Pertamax dan Pertamax Green belum mengalami perubahan.
Menurut Bahlil, kenaikan pada akhir pekan lalu merupakan tahap pertama dalam mengikuti perkembangan pasar. Penyesuaian harga berikutnya tidak menutup kemungkinan akan dilakukan jika kondisi pasar energi global terus bergejolak.
”Kalau untuk BBM nonsubsidi itu ada penyesuaian harga. Tahap pertama mungkin sekarang dilakukan seperti sekarang. Tahap berikutnya kita lihat penyesuaian,” ucapnya.
Meski BBM nonsubsidi berfluktuasi, Bahlil menegaskan pemerintah menjamin harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak akan naik hingga akhir tahun.
Ia menekankan intervensi pemerintah hanya berlaku pada jenis bahan bakar yang disubsidi oleh negara.
”Saya katakan, yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya tidak naik itu adalah yang bersubsidi,” tegas Bahlil.



