Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Foto-foto dan rekaman video yang beredar luas di media setempat memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di lokasi kejadian, disertai puing-puing bangunan yang hancur berserakan.

”Sejauh ini, di antara para korban, 25 dilaporkan perempuan dan 30 laki-laki, sementara puluhan lainnya terluka dan beberapa diyakini masih terjebak, sementara operasi penyelamatan masih berlangsung,” sebut kantor berita Shwe Phee Myay dalam laporan resminya di Negara Bagian Shan.

Mengingat situasi di lapangan yang masih terus berkembang dan kritis, petugas penanggulangan bencana setempat langsung menyerukan imbauan kemanusiaan kepada masyarakat luas agar bersedia mendonorkan darah di Rumah Sakit Umum (RSU) Namhkam guna menolong para korban luka.

Berdasarkan hasil temuan penyelidikan awal di tempat kejadian perkara, episentrum ledakan murni bersumber dari dalam gudang penyimpanan logistik bahan peledak untuk keperluan sektor pertambangan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler