Gempa Magnitudo 7,7di Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Cholis Anwar
Senin, 8 Juni 2026 07:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Manado – Gempa bumi dengan Magnitudo 7,7 dilaporkan mengguncang wilayah Kota Manado dan sekitarnya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (8/6/2026) pagi.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya mengatakan, dampak kekuatan gempa yang masif ini berpotensi memicu gelombang tsunami.
Atas dasar tersebut, BMKG resmi mengeluarkan draf status peringatan dini tsunami yang mencakup wilayah pesisir lima provinsi sekaligus, yakni Sulut, Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku Utara (Malut), dan Kalimantan Timur (Kaltim).
Sebagai langkah mitigasi darurat, BMKG mengeluarkan rekomendasi tindakan evakuasi kepada jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) terkait status tingkat ancaman bahaya di sepanjang pesisir pantai.
”Rekomendasi BMKG Evakuasi untuk Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe dengan status ancaman Siaga pada pukul 07:51 Wita, Kota Manado dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:12 Wita, Minahasa Utara bagian utara pada pukul 08:12 Wita dan Minahasa bagian utara dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:14 Wita,” papar Tony Agus Wijaya.
Dalam laoprannya, BMKG merilis draf pemutakhiran darurat terkait aktivitas pasca-gempa bumi tektonik berkekuatan masif magnitude 7,7 ini.
Berdasarkan alat monitoring data pasang surut air laut (tide gauge) milik BMKG, pergerakan anomali gelombang tsunami tersebut terpantau menyasar wilayah pesisir Provinsi Maluku Utara hingga melebar ke Sulawesi Utara (Sulut).



