Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencana penambahan kuota Program Bedah Rumah untuk tahun 2027 mendatang.

”Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni (RTLH) yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2026).

Keputusan strategis tersebut disepakati setelah Presiden Prabowo menerima laporan berkala dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026) sore.

Pertemuan itu juga turut dihadiri oleh Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia, Rino Santodiono Donosepoetro.

Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Menteri PKP melaporkan kemajuan dari sejumlah program prioritas di sektor papan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah progres pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini menjadi bagian penting dari akselerasi Program 3 Juta Rumah bentukan pemerintah.

”Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking,” terang Teddy.

Melihat capaian positif tersebut, kementerian terkait mengusulkan perluasan jangkauan manfaat lewat draf penambahan anggaran bedah rumah di masa mendatang.

Presiden Prabowo pun langsung menyetujui cetak biru rencana kerja itu demi memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga berpenghasilan rendah.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler