Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rembang – Pelopor destinasi wisata Pantai Karang Jahe Beach (KJB) di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Jawa Tengah Ali Mustofa masuk nominasi lomba Wanalestari Tingkat Nasional.

Lomba Wanalestari ini diadakan pemerintah sebagai upaya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pemerhati lingkungan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Tim penilaian mulai melakukan verifikasi langsung terhadap hasil karya penghijauan Ali di pantai yang terkenal dengan pohon cemara rimbunnya itu pada Jumat (28/6/2024).

Tim Penilaian Wanalestari Tingkat Nasional Yuni menyampaikan, seluruh persyaratan pendukung Ali Mustofa sebagai pemuda pelopor sebelumnya telah diverifikasi. Kini, tim melakukan verifikasi dan penilaian di lapangan untuk memastikan kesesuaian hasil karya penghijauan yang disampaikan oleh Ali.

”Secara verifikasi dukungan itu sudah baik, tinggal kami mengadakan verifikasi di lapangan. Apakah sudah sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami,” jelas Yuni.

Yuni menegaskan, tim penilaian akan melakukan penilaian secara objektif, meskipun sudah lama mengenal baik pemuda yang menjadi pelopor terbentuknya wisata KJB ini.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan, jika karya Ali Mustofa berhasil menjadi juara, banyak keuntungan yang akan didapat Kabupaten Rembang. Salah satunya adalah semakin dikenal luasnya nama Kabupaten Rembang di Indonesia.

”Yang penting dikenal dulu, kalau sudah dikenal itu mau apa-apa bisa kita ramu (merencanakan). Tetapi kalau tidak dikenal, apa yang kita ramu. Saya berharap, biar kami selaku Kepala Daerah meramu dengan dikenalnya Rembang melalui juara,” tandas Abdul Hafidz.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler