Tanggul Kedungprimpen Jebol, Puluhan Hektare Sawah Kebanjiran
Dani Agus
Jumat, 20 Desember 2024 11:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bojonegoro – Banjir sempat melanda wilayah Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (18/12/2024). Banjir disebabkan tanggul Kali Ingas di Desa Kedungprimpen jebol pada sekitar pukul 07.00 WIB.
Akibat tanggul Kedungprimpen jebol, air mengalir deras menuju areal persawahan di sekitarnya. Dampaknya, air merendam puluhan hektare sawah yang tengah ditanami padi.
Sementara itu, Kapolsek Kanor Iptu Slamet, juga membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa air yang meluap telah menggenangi sekitar 5 hektare sawah di Desa Kedungprimpen.
”Jebol sekitar pukul 07.00 WIB, air langsung mengalir ke area persawahan di Desa Kedungprimpen yang seluas 5 hektare,” kata Iptu Slamet, dilansir dari Detik.com.
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kepohbaru dan Sumberrejo menyebabkan debit air Kali Ingas meningkat. Namun, karena tinggi air Bengawan Solo juga sedang tinggi, air Kali Ingas tidak dapat mengalir ke sana, yang akhirnya menyebabkan tanggul Kali Ingas jebol.
Perangkat Desa Kedungprimpen Yoyok menambahkan, sejak Rabu pagi warga masyarakat bergotong-royong membendung tanggul jebol dengan alat seadanya. Hal ini agar jebolan tanggul tidak semakin melebar.
"Kita berusaha semaksimal mungkin, untuk mengantisipasi agar titik tanggul jebol tidak semakin melebar,” ujarnya, dilansir dari MediaIndonesia.



