Ada Penambang Timah Dimangsa Buaya, BPBD Bangka Minta Warga Waspada
Dani Agus
Sabtu, 5 Juli 2025 15:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bangka – Seorang penambang biji timah ditemukan meninggal dunia karena diterkam buaya di Sungai Pelaben, Merawang Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Rabu (2/7/2025).
Korban atas nama Febri (17) berhasil ditemukan tim SAR gabungan, sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, korban yang bekerja menambang bijih timah mendorong drum ke bawah ponton alat tambang timah.
Sekitar pukul 18.20 WIB teman korban bernama Iwan melihat korban diterkam buaya di dekat ponton dan korban ditarik hewan buas tersebut ke dalam sungai.
Terkait kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di aliran sungai agar waspada dan berhati-hati dari ancaman buaya.
”Saya ingatkan masyarakat yang mencari ikan atau penambang biji timah di aliran sungai supaya berhati-hati dari ancaman buaya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bangka Rumansyah di Sungailiat, Sabtu (5/7/2025), dilansir dari Antara.
Ia mencatat, sudah beberapa orang di Kabupaten Bangka meninggal dunia karena diterkam buaya saat melakukan aktivitas di sungai, seperti saat menambang biji timah maupun sedang mencari ikan.
”Lebih baik menghindari beraktivitas di aliran sungai yang rawan dari buaya, karena umumnya korban tidak dapat diselamatkan kalau sampai diterkam buaya,” ujarnya.
Rusmansyah mengingatkan jika ada warga yang hilang atau mengalami musibah bencana alam agar segera menghubungi pemerintah desa setempat atau langsung ke petugas jaga BPBD.
Bekas Tambang Timah...
- 1
- 2



