Perdana Digelar di Rembang, Festival Mooncake 2025 Berlangsung Meriah
Dani Agus
Kamis, 2 Oktober 2025 21:22:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Festival Mooncake 2025 digelar di Kelenteng Hok Tik Bio Rembang, Jawa Tengah. Ini merupakan pertama kalinya festival tersebut digelar di Kabupaten Rembang.
Festival yang diselenggarakan oleh Yayasan Dwi Kumala ini resmi dibuka pada Selasa malam (1/10/2025) dan akan berlangsung hingga Sabtu (4/10/2025).
Festival Mooncake merupakan perayaan tradisional masyarakat Tionghoa yang jatuh pada hari ke-15 bulan ke-8 dalam penanggalan Imlek.
Kegiatan ini identik dengan berkumpul bersama keluarga dan menikmati kue bulan di bawah sinar purnama sebagai simbol keharmonisan.
Pembukaan festival diawali dengan penampilan tari orek-orek oleh ibu-ibu PKK RW 4 Desa Sumberjo. Dengan busana merah dan kuning, para penari berhasil memukau penonton dan menghadirkan nuansa harmonis antara budaya lokal dan budaya Tionghoa.
Bupati Harno secara simbolis membuka Festival Mooncake dengan memukul gong barongsai. Masyarakat yang memadati area klenteng tampak antusias menyaksikan jalannya acara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Harno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.
”Alhamdulillah, sangat ramai dan meriah. Masyarakat sangat antusias, banyak yang berbondong-bondong datang. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Ekonomi juga bergerak, UMKM berkembang, saling mengisi dan saling membantu. Luar biasa,” tutur Bupati Harno, dilansir dari laman Pemkab Rembang.
Pertama di Rembang...
- 1
- 2



