Dua Madrasah di Grobogan Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025
Dani Agus
Sabtu, 13 Desember 2025 20:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup, memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2025.
Penerima penghargaan ditetapkan dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2923 Tahun 2025. Penghargaan diserahkan pada, Kamis (11/12/2025), di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta.
Total ada 971 penerima Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2025, termasuk 86 madrasah. Dari 86 madrasah tersebut, sebanyak 15 madrasah menerima Adiwiyata Mandiri. Sementara 71 madrasah menerima Adiwiyata Nasional.
Di antara madrasah penerima Adiwiyata Nasional, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Grobogan. Yakni, MI Muhammadiyah Purwodadi dan MTs Negeri 2 Grobogan.
Untuk lingkup Provinsi Jawa Tengah, totalnya ada 18 madrasah yang menerima penghargaan Adiwiyata 2025. Terdiri, satu Adiwiyata Mandiri dan 17 Adiwiyata Nasional.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengapresiasi capaian luar biasa madrasah di seluruh Indonesia.
“Penghargaan Adiwiyata merupakan bukti bahwa madrasah mampu menjadi pelopor budaya lingkungan hidup yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. Kami sangat bangga madrasah mampu menunjukkan inovasi hijau yang tidak hanya mendidik generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang mencintai bumi,” tegasnya.
Nyayu Khodijah menyatakan, pihaknya akan terus memperkuat program integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajaran, pembangunan sarana ramah lingkungan, serta pendampingan teknis untuk memperluas jumlah madrasah Adiwiyata di masa mendatang.
Penguatan Ekoteologi...
- 1
- 2



