Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Sukabumi Jawa Barat Minggu Dini Hari
Dani Agus
Minggu, 15 Maret 2026 04:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Gempa tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya, Minggu (15/3/2026) pukul 00:36 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4,1.
Adapun episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 8 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 5 km.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto menyampaikan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di wilayah Nyalindung dengan skala intensitas IV MMI (Getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).
Kemudian, di Sukabumi, Kabandungan, Tugubandung, Cipeuteuy Cihamerang Mekarjaya Cianaga dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Selanjutnya, di Cianjur kota, Cipanas, Kalapanunggal skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang-Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Berikutnya, Palabuhan Ratu, Cimahi, Lembang, KBB, Bogor dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
”Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hingga pukul 01:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” katanya, dalam keterangan tertulis.



