Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JogjaJemaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah melalui Embarkasi Yogyakarta.

Jemaah haji sebanyak 3.830 orang itu akan bertolak dari Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo.

Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X mengatakan, musim haji 1447 Hijriah sangat istimewa, karena menjadi momentum perdana tata kelola di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

Menurut Wagub, selain diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta, jemaah haji juga akan merasakan inovasi model hotel haji yang menjadi yang pertama di Indonesia.

”Jemaah haji DIY musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia,” kata wagub pada Pamitan Haji DIY Tahun 1447 H di Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

Wagub DIY berpesan kepada jemaah haji, agar selalu menjaga kesehatan dan fokus beribadah. Meskipun di tengah situasi geopolitik yang cukup panas, ibadah haji diharapkan berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan khusyuk.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah DIY Jauhar Mosthofa mengatakan kuota, jemaah haji DIY bertambah dari semula 3.147 menjadi 3.748 jamaah.

”Total dengan petugas dan mutasi, maka jemaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 187 jamaah yang masuk dalam kategori prioritas lansia,” katanya, dilansir dari Antara.

Terbagi dalam 11 Kloter... 

Menurut dia, jemaah haji DIY yang terbagi dalam 11 kloter telah dipetakan keberangkatannya melalui YIA. Untuk di Arab Saudi, pihaknya memastikan jemaah tetap terlayani dengan baik meski berada di wilayah yang cukup padat.

”Jemaah gelombang 1 akan menempati hotel di wilayah Misfalah, Makkah yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 km dari Masjidil Haram. Namun, tidak perlu khawatir karena bus shalawat akan beroperasi selama 24 jam untuk memfasilitasi pergerakan jemaah,” katanya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News