Kapolres Rembang Imbau Warga Manfaatkan Medsos dengan Bijak
Edy Sutriyono
Sabtu, 10 Juni 2017 18:00:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolres berharap, pengguna media sosial dapat mengkroscek terlebih dahulu kebenaran informasi yang beredar di dunia maya. Sehingga, nantinya tidak timbul kesalahpahaman pada kehidupan nyata, apalagi bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.
"Masayarakat harus bisa bijak menanggapi informasi yang ada di media sosial. Jangan mudah terprovokasi dengan adanya informasi yang ada tersebut. Lebih baik dikroscek kebenarannya, jangan asal menelan informasi yang ada,” ungkapnya.
Dirinya juga mencotohkan adanya kabar di medsos terkait pelucutan atribut FPI yang dilakukan Polres Rembang. Melalui akun facebook bernama ‘Front Pembela Islam – FPI’ dengan postingan yang diunggah pada Jum’at (9/6) sekira pukul 13.00 WIB menyebutkan bahwa pihak Polres Rembang melakukan tindakan pelucutan atribut yang dikenakan FPI. Selain itu dituliskan juga bahwa dalam kegiatan tersebut pihak kepolisian bertindak secara arogan
Terkait hal ini, Kapolres Rembang sudah secara tegas membantah atas kabar tersebut. Justru pihak Polres Rembang memfasilitasi para personel FPI dengan memberikan berupa baju muslim yang baru.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



