Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Deklarasi dilakukan dengan pernyataan sikap bersama masyarakat, pemuka agama, dan mahasiswa di kawasan Alun-alun Rembang, Selasa (13/6/2017) petang. Tampak pula hadir Kapolres Rembang AKBP Sugiarto dan Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Infantri Darmawan Setyadi.

Sugianto, Penasehat Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri Kabupaten Rembang mengatakan, deklarasi itu menyatakan secara bersama elemen masyarakat yang lain menolak ormas radikal masuk di daerah Rembang.

“Kami warga Rembang dan sekaligus sebagai warga negara Indonesia siap menangkal ormas yang mengedepankan radikalisasi," katanya.

Ia juga mengutarakan, bahwa saat ini para generasi muda sangat rentan sekali dengan paham radikal.“Kami akan ikut serta secara aktif dengan untuk membentengi para pemuda agar tidak terbawa dalam paham radikalisme melalui pelaksanaan pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan,” katanya.

Ia berharap kepada pemerintah, agar menggiatkan kampanye deradikalisasi pada setiap kesempatan, terutama pada kegiatan yang melibatkan banyak pemuda, seperti saat acara pentas musik atau pergelaran seni lain.
Zaenal Arifin, Kepala Satuan Koordinasi Cabang Banser Kabupaten Rembang mengatakan, hal ini merupakan bentuk kecintaan masyarakat di Kabupaten Rembang terhadap Tanah Air Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.“Acara ini adalah kumpulan warga yang cinta pada NKRI dan Rembang. Kami bersama elemen masyarakat lain menolak ormas radikal dan anti Pancasila, sekaligus ini media positif bagi kebersamaan,” katanya.Gerakan Pemuda Ansor, menurut Zaenal, akan senantiasa siap menjadi garda terdepan dalam upaya menghalau gerakan radikalisme, sekaligus mengantisipasi masuknya ormas radikal di Kabupaten Rembang.“Kami harus selalu siap bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Rembang dari radikalisme dan ormas radikal yang anti Pancasila dan anti NKRI. Kami gelorakan NKRI harga mati dan Pancasila jaya,” ungkapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler