Seorang Bocah di Rembang Tewas Digigit Ular yang Dipegangnya dan Dikira Belut
Edy Sutriyono
Jumat, 16 Juni 2017 10:48:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Berdasarkan data yang dihimpun, awalnya Anang bermain bersama temannya di aliran dekat sungai untuk mencari ikan. Kemudian, Anang melihat sesuatu yang dikiranya seekor belut masuk ke dalam sebuah lubang.
Tanpa pikir panjang, tangannya dimasukkan ke dalam lubang tersebut untuk menangkap hewan melata yang dikiranya belut itu. Di dalam lubang itulah, tangan Anang digigit hewan yang ternyata seekor ular berwarna putih hitam sepanjang lengan orang dewasa.
Awalnya Anang tidak merasa sakit atas gigitan ular tersebut. Namun selang beberapa waktu kemudian setibanya di rumah, Anang mulai merasakan sakit pada tangannya.
“Anang yang mengeluh soal sakit di tangannya, mulai menyadari bahwa yang menggigit tangan Anang adalah ular berbisa,” ujar Kepala Desa Kulutan Arindra Setyo, Kamis (15/6/2017).
Rabu siang, sekitar pukul 14.00 WIB bersama kades dan keluarga, Anang dibawa ke pawang ular yang berada di Desa Pasar Banggi Rembang. Namun, menurut sang pawang, kondisi Anang sudah terlambat dalam mendapatkan penanganan, sehingga dilarikan ke RSI Arafah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



