Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian, untuk tahun ini, jalan tersebut hampir dipastikan batal untuk dilakukan perbaikan. Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz. Sebab, pihak pemerintah kabupaten belum dapat menganggarkannya pada APBD 2017, termasuk di APBD Perubahan.

Namun ia menjamin perbaikan JLS akan dilakukan pada tahun 2018, sekaligus dengan menyebutkan besarnya anggaran yang akan digelontorkan, yakni Rp 25 miliar, dan model perbaikan dengan pembetonan.

“Tahun 2018 JLS dianggarkan dengan perbaikan pembetonan selebar 7 meter. Jalan itu adalah khusus untuk jalur kendaraan berat. Lubang jalan parah dan masyarakat sana selalu was-was kalau ada truk melintas,” katanya.
Pada sebuah kesempatan di Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, Kamis (15/6/2017), pihaknya sebenarnya berharap kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bisa membantu penanganan kerusakan jalan ini.“Sebab meskipun tidak diperbaiki secara optimal tetapi setidaknya bisa mengurangi tingkat kerusakan sehingga tidak membahayakan truk besar,” ungkapnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler