Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pendirian posko tersebut sebagai wadah untuk diskusi sesama nelayan dan juga Pemerintah Kabupaten Rembang menjelang Lebaran.

"Posko ini nanti hanya sampai Jumat depan. Selain digunakan sebagai tempat diskusi, menyerap aspirasi bagi nelayan, posko ini juga dapat dimanfaatkan tempat istirahat bagi para pemudik sembari menunggu bus atau transportasi lainnya," ungkap Jumadi (33) salah satu nelayan warga Gegunung Kulon, Kecamatan Rembang.

Kepada MuriaNewsCom, Jumadi mengaku bahwa saat ini para nelayan masih bingung mengenai nasib mereka.

"Kalau sesuai dengan aturan itu, masa berlaku jaring cantrang hingga akhir Juni 2017 mendatang. Meskipun katanya ini telah mendapatkan perpanjangan hingga akhir Desember 2017, itupun belum jelas, belum formil, masih sebatas lisan saja dari kementerian. Jadi kita masih bingung," katanya.Menurutnya, posko tersebut akan dijaga sebanyak 2 hingga 5 orang setiap siftnya. Sehingga di saat nelayan akan mengadu, maka akan bisa direspon.Dia menambahkan, posko ini didirikan sebagai salah satu bentuk untuk menentang kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lantaran melarang cantrang beroperasi. "Selain itu, pendirian posko yang bertepatan menjelang Lebaran cukup pas, karena rata rata nelayan sudah pada pulang dari melaut. Sehingga nantinya bisa saling diskusi dan sebagainya," imbuhnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler