Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain para pedagang dadakan, penjual sembako di pasar juga memanfaatkan momen ini untuk ikut berburu keuntungan. Mereka juga ikut berjualan janur dan selongsong ketupat.

Salah seorang penjual janur asal Kedungrejo, Rembang Haryati (50) mengaku, sudah tiga Lebaran ini ia menjual janur dan ketupat kosong. "Penghasilannya lumayan. Meskipun hanya musiman saja," katanya, Jumat (30/6/2017).

Untuk satu ikat berisi 10 lembar janur dijual atara Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu. Sedangkan ketupat kosongan satu ikatnya yang berisi 10 biji dihargai Rp 10an ribu.

Perempuan yang kesehariannya bekerja sebagai petani tersebut sudah menjual janur menjelang Lebaran ketupat sejak Kamis kemarin mulai dari pagi hingga siang."Alhamdulillah, sejak dua hari ini bisa menjual sebanyak 50an ikat janur dan 17an ikat ketupat. Ya itung-itung buat tambahan penghasilan," ucapnya.Sementara itu, saat ditanya mengenai stok janur dan ketupat kosongan tersebut, ia mengaku bahwa bahan baku tersebut ia dapatkan dari wilayah Blora. "Saya beli dari seseorang yang mempunyai pohon kelapa," pungkasnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler