21 Bus Meluncur ke Jakarta Mengangkut Ribuan Nelayan Rembang untuk Unjuk Rasa
Edy Sutriyono
Senin, 10 Juli 2017 15:20:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tokoh paguyuban nelayan Temo Supriyanto mengatakan, pesert aksi ini terdiri dari nahkoda, awak buah kapal, nelayan, bakul iwak, buruh angkut dan lainnya.
"Demo ini nantinya akan betempat di Istana Negara pada Selasa (11/7/2017) besok. Aksi ini, sebagai salah satu cara kami agar pemerintah dapat mendengarkan aspirasi nelayan," paparnya.
Menurutnya, aksi tersebut untuk menuntut supaya kapal cantrang dapat dilegalkan dan bukan sekadar diperpanjang jangka waktunya.
"Yang membuat kita tak bisa melaut yakni perizinan kapal cantrang yang kepasitas 30 GT ke atas tak bisa diperpanjang. 10 GT izinnya hingga akhir Desember 2017 dan di bawah 30 GT hanya tiga bulan saja. Yakni sampai dengan September 2017," paparnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



