Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasi Haji dan Umrah pada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang Salehudin mengatakan, Umma Farida gagal berangkat pergi berhaji lantaran sedang hamil usia enam pekan. Hal itu diketahui oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang belum lama ini, saat yang bersangkutan menjalani tahapan suntik meningitis.

“Saat itu, ada laporan dari Dinas Kesehatan bahwa pihak Kemenag harus mengundurkan satu orang calon jemaah karena hamil usia enam minggu. Informasinya itu dari Dinkes saat yang bersangkutan saat suntik meningitis belum lama ini,” ungkap Salehudin.

Rencananya, calhaj yang gagal berangkat tahun ini akan dialihkan pada pemberangkatan tahun depan. Itupun jika calhaj tersebut sudah dalam kondisi yang memungkinkan untuk berangkat.

“Kalau tahun depan yang bersangkutan sudah siap berangkat, akan kami ikutkan pada periode pemberangkatan tahun depan. Seandainya hamil lagi, nanti akan diundur lagi,” imbuhnya.

Selain Umma, juga terdapat calon jemaah haji asal Sedan yang nyaris gagal berangkat. Yang bersangkutan mengalami insiden yang menyebabkan kakinya patah sehingga mengharuskan menggunakan kursi roda.
“Setelah kami konsultasi dengan pihak Dinkes, calhaj tersebut ternyata masih bisa ikut berangkat tahun ini dengan menggunakan kursi roda. Konsekuensinya harus ikut mengajak suaminya agar bisa mendampingi selama beribadah haji,” ujarnya.Total calon jemah haji asal Kabupaten Rembang pada tahun 2017 ini berjumlah 794 jamaah. Berkurang satu orang menjadi 793 jamaah. Dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 40, kloter 92 dan kloter 93.Kloter 40 rencananya akan diberangkatkan dari Rembang pada tanggal 8 Agustus 2017 mendatang. Sedangkan kloter 92 dan 93 akan berangkat di hari yang sama, selisih tiga jam, pada tanggal 24 Agustus 2017.“Seluruh persiapan sudah kami laksanakan, rencananya pada hari Senin besok kami akan kirim surat kepada seluruh calon jamaah haji untuk pemberitahuan tanggal pemberangkatan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler