Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban diketahui bernama IW warga Desa Balong, Kecamatan Kembang. Sementara pelaku warga Kecamatan Bangsri.

Warga setempat, Dafiq mengatakan insiden terjadi Selasa (28/2/2023) sekitar pukul 03.00 WIB. Awalnya korban dan pelaku bersama teman-temannya nongkrong di sebuah rumah. Di sana mereka diduga melakukan pesta miras.

Baca: Lahir di Kapal, Bayi asal Karimunjawa Jepara Dinamai Kalimutu

Kemudian, korban dan pelaku diduga salah paham saat bicara. Karena dalam pengaruh alkohol, mereka kemudian cekcok.

Beberapa saat kemudian, pelaku pulang. Tak ada yang mengira, ternyata pelaku kembali ke tongkrongan itu sambil membawa sebuah celurit. Lalu, pelaku menyerang korban secara membabi buta.

’’Korban kena celurit pada bagian leher, dada dan ubun-ubun,’’ terang Dafiq.
Karena luka itu, korban langsung tak sadarkan diri. Korban kemudian dibawa ke RS Rehatta Kelet. Sekitar pukul 05.00 WIB tadi, korban dikabarkan meninggal dunia.Dafiq mengungkapkan, pelaku sempat melarikan diri setelah membacok korban. Namun, pelaku berhasil di tangkap di Desa Pendem, Kecamatan Kembang, beberapa saat lalu. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler