Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu warga setempat, Ahmad Qodiron, tadi pagi (6/3/2023) ikut menguruk lubang-lubang menganga itu bersama warga yang lain. Hati mereka tergerak lantaran lubang-lubang itu kerap mencelakai para pengendara.

’’Hampir setiap hari ada kecelakaan di lubang itu. Tadi pagi ada orang mau ke pasar juga terjatuh di situ,’’ kata Qodiron kepada Murianews.

Baca: Warga Wedalan Jepara Swadaya Tambal Jalan Rusak

Qodiron menyebutkan sedikitnya ada delapan lubang besar di jalan sekitar rumahnya. Yang paling besar luasnya hingga dua meter dengan kedalaman 60 sentimeter.

’’Lubangnya yang kecil lebih banyak lagi. Kedalaman rata-rata setengah meter. Tidak ada jalan bagus yang bisa dipilih,’’ jelas Qodiron.

Padi tadi, delapan lubang menganga itu diuruk warga secara swadaya. Warga menguruknya dengan pecahan batu bata bekas gempuran bangunan.
Padi tadi, delapan lubang menganga itu diuruk warga secara swadaya. Warga menguruknya dengan pecahan batu bata bekas gempuran bangunan.Pengurukan alakadarnya itu, merupakan salah satu bentuk kepasrahan warga karena jalan rusak tak kunjung diperbaiki. Padahal, jalur tersebut merupakan jalan utama Jepara menuju Pati. Jadinya jalur tersebut kerap dilewati para pemangku kebijakan.’’Tanpa kami harus melapor ke pemerintah, mestinya mereka tahu sendiri. Wong, sering dilewati pejabat,’’ tegas Qodiron.Dengan pengurukan alakadarnya tersebut, Qodiron dan warga berharap tidak ada lagi pengendara yang jadi korban. ’’Yang penting kami antisipasi supaya tidak ada kecelakaan lagi,’’ tutur Qodiron. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler