Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka ditemukan sejumlah sukarelawan beberapa hari lalu di Kelurahan Kauman, Kecamatan Jepara. Di sana, pasangan lansia itu tinggal di sebuah gubuk.

Saat ditanya, pasangan itu mengaku sudah lama tinggal di sana. Namun, pasangan itu belum memiliki ikatan apapun. Baik menikah secara agama maupun negara.

Mendapati mereka, para sukarelawan itu kemudian menggandeng kepolisian setempat untuk melakukan bakti sosial. Pasangan lansia itu kemudian dinikahkan secara gratis. Pernikahan berlangsung, Senin (6/3/2023) di Musala Al Ikhlas Polsek Jepara Kota.

’’Syukur Alhamdulillah. Saya senang sekali,’’ kata Djamaji saat ditemui Murianews di rumah barunya.

Baca: Terseret Ombak, Nelayan di Jepara Ditemukan Tak Bernyawa

Djamaji diketahui berasal dari Kabupaten Rembang. Ia bertemu dengan Sri Wahyuni saat bekerja sebagai pemungut sampah di Pasar Jepara. Djamaji pun meminang perempuan asal Mayong itu karena sama-sama berstatus belum berkeluarga.

Kini keduanya telah hidup bahagia sebagai pasangan yang sah. Mereka kini tinggal di Kawasan Tanah Abang, Kelurahan Bulu, Kecamatan Jepara. Rumah barunya berukuran 6x4 meter di tepi sungai itu merupakan bantuan dari kepolisian Polres Jepara.
Kini keduanya telah hidup bahagia sebagai pasangan yang sah. Mereka kini tinggal di Kawasan Tanah Abang, Kelurahan Bulu, Kecamatan Jepara. Rumah barunya berukuran 6x4 meter di tepi sungai itu merupakan bantuan dari kepolisian Polres Jepara.Sementara itu, Wakapolres Jepara Kompol Berry mengatakan, pemberian rumah dan menikahkan pasangan itu merupakan salah satu bentuk kepeduliannya terhadap warga yang hidup di pinggiran.’’Mereka kini sudah menikah secara resmi baik secara agama maupun negara. Mereka juga sudah memiliki rumah sendiri,’’ kata dia.Sementara itu, saudara Sri Wahyuni, Suhadi mengatakan, saudaranya itu sudah pergi dari rumah sejak sepuluh tahun lalu. Pihak keluarga sudah mencari ke berbagai tempat.’’Kami baru tahu beberapa hari lalu saat ada Polisi datang ke rumah dan mengabari kalau dia (Sri Wahyuni, red) akan menikah,’’ ujar Suhadi.https://youtu.be/E0V9rIW9BBoReporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler