Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


’’Sementara ini masih mencukupi,’’ kata Kabag Perekonomian Setda Jepara, Nur Jannah, Jumat (17/3/2023).

Ia mengatakan tahun ini, Kabupaten Jepara dijatah 32.165 Metrik Ton atau 10.721.666 tabung. Hingga Februari 2023 lalu, realisasinya baru 1.817.430 tabung.

Terkait dengan permohonan tambahan, Nur Jannah masih menunggu hasil operasi pasar kebutuhan pokok masyarakat. Rencananya, operasi pasar itu dilaksanakan pekan depan.

Baca: Satu Pendaftar Bacaleg dari PKB di Jepara Beragama Buddha

’’Kalau stoknya menipis nanti kami mengajukan kuota cadangan (tambahan kuota, red),’’ jelas Nur Jannah.
Sementara itu, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Jepara, Asep Budiono mengatakan pihaknya masih menunggu Pemkab Jepara mengajukan permohonan tambahan gas bersubsidi.Biasanya, kata Asep, Pertamina hanya bisa mengabulkan empat persen tambahan dari kuota alokasi bulanan. ’’Tapi semua tetap wewenang Pertamina akan mengalokasikan berapa,’’ ujar Asep.Diketahui, jelang Ramadan 2022 lalu, Pemkab Jepara mengajukan tambahan gas elpiji melon. Pihak Pertamina pun menambah kuota sebanyak 36 ribu tabung. Tak hanya pada momen jelang ramadan, pemerintah daerah juga selalu meminta tambahan kuota mendekati lebaran. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler