Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengatakan, titik-titik rawan macet berada di Pasar Mayong, Ngabul, Pecangaan, Mlonggo, dan Bangsri. Di antara titik-titik itu, baru di Ngabul yang sudah dicarikan solusi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara akan mengatur angkutan umum dari Jepara ke arah Kudus atau Semarang dialihkan untuk belok kiri melalui jalan lingkar. Kemudian pertigaan PLN belok kanan.

Baca: Rencana Penutupan Tambak Udang di Karimunjawa Jepara Diminta Dikaji Ulang

Tak hanya itu, beberapa titik ruas jalan di Kabupaten Jepara juga rawan terjadi kecelakaan. Baik karena faktor manusia, kendaraan, peningkatan volume lalu lintas, dan jarangnya pengawasan.

Untuk itu, Dishub akan memantau kondisi lalu lintas di Simpang empat Nalumsari, perempatan Pasar Mayong, persimpangan Gotri Kalinyamatan, Terminal Pecangaan, Simpang tiga BRI Jepara, Simpang empat Tugu Kartini sekaligus Alun-alun Jepara I.

’’Kami juga menghadapi masalah jalan bergelombang dan berlubang. Tapi saat ini dalam perbaikan Dinas PUPR,’’ kata Edy, Kamis (23/3/2023).
Baca: Larang Live Musik Selama Ramadan, Pj Bupati Jepara Disemprot MusisiSementara untuk jalan nasional di ruas Rengging-Ngabul, pihaknya meminta agar perbaikan di sana dipercepat agar dapat digunakan sebelum lebaran.Selain itu, perlu rekayasa jalur alternatif yang melalui Pecangaan –Bugel Kedung sehingga dapat mengurangi beban jalur utama. Juga, diperlukan rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar Pasar Pecangaan pada jam-jam sibuk tertentu.’’Untuk titik-titik rawan kecelakaan, kami akan tambah rambu-rambu lalu lintas serta papan peringatan,’’ jelas Edy. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler