Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta, melepas bantuan beras itu di Gudang Bulog 207 Rengging, Kecamatan Pecangaan, Senin (10/4/2023) pagi. Untuk selanjutnya, didistribusikan ke setiap wilayah.

’’Bantuan kali ini setara 1.317 ton yang dibagikan kepada warga di 16 kecamatan,’’ kata Edy.

Jumlah penerima bantuan beras ini ada 131.785 KPM, baik dari program keluarga harapan, maupun bantuan pangan non-tunai. Mereka tersebar di seluruh wilayah kecamatan.

Baca: Arak-arakan Hari Jadi Jepara Digelar Sangat Sederhana

Bantuan itu nantinya dialokasikan sebanyak tiga kali. Tiap alokasi atau bulan, penerima dijatah 10 kilogram beras.

Selain untuk meringankan kebutuhan pangan masyarakat, bantuan itu juga sebagai upaya menekan dan menstabilkan harga beras di pasar. Terutama jelang Idulfitri mendatang.

’’Insyallah harga beras bisa stabil, dan Jepara tidak kekurangan beras,’’ ujar Edy.
Kepala Perusahaan Umum Bulog Cabang Pati Ricky Soeasono mengatakan, skema penyaluran beras cadangan pemerintah ini, dilakukan melalui kecamatan.Baca: Jelang Hari Jadi Jepara, Para Pejabat Berziarah ke Makam LeluhurAlokasi pertama ini dijadwalkan bertahap hingga 16 kecamatan. Rencananya, per hari tersalur dua hingga tiga kecamatan.’’Harapannya rampung sampai 18 April mendatang. Sedangkan untuk alokasi Mei, masih menunggu arahan,’’ kata dia.Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Jepara juga mengecek ketersediaan stok sampai memastikan kualitas beras. Diketahui, beras-beras tersebut jenis medium. Sumbernya berasal dari penyerapan hasil panen petani setempat. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler