Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Abdul Baits Muhtar, pengurus Ikatan Alumni Sudan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Buruj Jepara menerima laporan itu dari santri-santrinya. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat bus dalam perjalanan dari Ibu Kota Khartum menuju Kota Port Sudan.

“Mereka dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Port Sudan,” ungkap Baits saat dihubungi Murianews, Jumat (28/4/2023).

Baits menyebutkan, dari tiga pria yang mengalami kecelakaan itu, satu di antaranya dikabarkan sudah dievakuasi ke Jeddah, Arab Saudi. Sementara dua di antaranya dilaporkan masih dirawat di Kota Port Sudan. Mereka ditunggui dua PMI lain yang juga berasal dari Kabupaten Jepara.

BACA JUGA: 22 Warga Jepara Dievakuasi dari Sudan
Pihaknya sampai saat ini terus memperbarui informasi terkait empat PMI asal Jepara yang masih tertinggal di Sudan tersebut. Rencananya, jika memang kondisinya sudah membaik, maka Pemerintah Indonesia akan segera mengevakuasi ke Jeddah.“Sekarang mereka dalam kondisi aman. Mereka masih dalam perawatan. Kami akan terus memperbarui perkembangan informasi,” kata Baits.Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah mengevakuasi WNI yang berada di Sudan. Evakuasi itu menyusul semakin mencekamnya perang antar-faksi militer di sana.Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler