Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Risma mengatakan, menekan kasus pelecehan seksual di sekolah harus dilakukan secara preventif. Risma menyarankan agar pemerintah daerah Jepara melakukan tes psikologis kepada seluruh guru.

“Supaya kita tahu kondisi psikis dari seluruh guru. Kalau di Surabaya kita sepakat, bahwa anak, siapapun anak itu adalah anak kita. Jadi kita saling melindungi,” kata Risma.

Risma menekankan bahwa setiap anak harus mendapatkan rasa aman. Baik saat disekolah maupun di tempat lain. Waktu 8 jam di sekolah harus dipastikan keamannya.

Kemudian waktu 16 jam sisanya di rumah juga demikian. Apalagi, kata Risma, saat ini banyak orang tua bekerja. Sehingga anak minim terpantau orang tua.

“Anak ini harus aman terhadap 24 jam itu,” tegas Risma.

BACA JUGA: Menteri Risma Minta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Kepala SMP di Jepara DibereskanMenanggapi arahan Risma, Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengatakan akan segera mengkoordinasikannya dengan Disdikpora Kabupaten Jepara dan Provinsi Jawa Tengah. Tes dimungkinkan akan dilakukan kepada seluruh guru di tingkat SD-SLTA.Setelah berbicara dengan Risma mengenai kasus sodomi yang dialami siswa SMP, Edy menyatakan bahwa kasus itu menjadi semacam gunung es. Kasus itu bisa jadi akan menjadi pembuka pintu untuk terungkapnya kasus-kasus yang lain.Sementara untuk anak-anak sekolah, lanjut Edy, pemerintah daerah akan membuat program untuk memastikan kesibukan mereka dengan hal-hal positif. Seperti kegiatan-kegiatan olahraga maupun lainnya.“Tes atau skrining kepada guru nanti akan kita koordinasikan dengan Disdikpora,” pungkas Edy.Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler