Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Keyakinan itu didapat dari pengakuan S (31), ibu kandung bayi laki-laki berusia tiga bulan itu. Untuk melengkapi informasi itu, saat ini, S dan suaminya MR (44) masih diperiksa di Satreskrim Polres Jepara.

”Bayi berusia 3 bulan berinisial MHR ini dibuang oleh ibunya di dalam sumur," ungkap Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Jumat (19/5/2023) petang.

Baca juga: Orang Tua Bayi yang Ditemukan Dalam Sumur di Balong Jepara Diamankan Polisi

Sementara ini, lanjut Wahyu, alasan S membuang bayinya ke dalam sumur karena desakan ekonomi. Di mana, ayah bayi bekerja sebagai kuli serabutan dengan upah sehari Rp 70 ribu.

Selain itu, bayi tersebut juga sudah sakit-sakitan. Setidaknya dalam tiga hari terakhir, bayi sakit dan rewel terus menerus.

”Anaknya rewel dan sakit-sakitan. Sehingga ibunya mengambil jalan pintas membuang bayinya (ke dalam sumur, red),” ungkap Wahyu.

Sebelumnya, ayah bayi sempat melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Kembang dengan alasan anaknya hilang. Sang ayah bernisial MR juga sempat melaporkan kepada sejumlah tokoh di kampungnya.

Dinihari itu, pada sekitar pukul 02.00 WIB, MR masih melihat anaknya digendong istrinya dalam kondisi rewel. Kemudian, sekitar pukul 03.00 WIB, dia dibangungkan istrinya dan diberitahu bahwa anaknya hilang.Baca juga: BREAKING NEWS: Bayi di Balong Jepara Hilang ‘Misterius’, Ditemukan Dalam SumurMendapati laporan tersebut, polisi langsung mengerahkan tim Resmob lengkap dengan anjing pelacak. Anjing pelacak sempat mengendus beberapa sumur di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).Namun, tiba-tiba ibu bayi mengaku bahwa dia membuang anak keduanya itu di sumur yang berjarak 10 meter dari rumahnya. Sumur yang sudah tak terpakai itu dalamnya sekitar 20 meter.Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Jepara masih menggali informasi dari ayah dan ibu bayi. Polisi masih ingin mendapatkan informasi siapa saja yang terlibat dalam pembuangan bayi tersebut.Wahyu menambahkan, saat ini bayi sudah berada di kamar jenazah RSUD RA Kartini Jepara. Bayi akan diautopsi oleh Tim Forensik Polda Jawa Tengah.https://youtu.be/Q8DvoEc5OkIEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler