Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, nelayan tersebut bernama Amer Khasan, warga RT 28 RW 6 Dukuh Persian, Desa Jambu.

”Belum diketahui penyebab hilangnya nelayan tersebut,” terang Arwin, Rabu (21/6/2023).

Baca: Desa Plajan Jepara Melaju di Lomba Tingkat Jateng, Diberi Hadiah Rp 1 M

Arwin menjelaskan, pada 19 Juni 2023 sekitar pukul 16.00 WIB, Amer melaut sendirian. Pria berusia 32 tahun tersebut biasanya mencari ikan mulai pukul 16.00 WIB dan pulang pada pukul 01.00 WIB.

Namun, kata Arwin, sampai Rabu siang ini Amer tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga korban juga tidak mendapatkan kabar keberadaan Amer hingga kini.

”Keluarga sudah berusaha menghubungi survivor (Amer, red) lewat telepon. Akan tetapi tidak menyambung,” ungkap Arwin.Arwin mengatakan, Amer berangkat melaut menggunakan perahu jenis sopek kecil. Perahu tersebut memiliki warna kuning pada lambung.”(Diperkirakan, red) Amer melaut di sekitaran Perairan Ngelak, Desa Jambu Mlonggo,” jelas Arwin.Hingga kini, warga dan pemilik perahu masih terus melakukan pencarian nelayan tersebut. Selain itu, pencarian juga dilakukan oleh BPBD Jepara bersama Tim SAR Gabungan. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler