Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Anggaran tersebut berada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara. Sekertaris Dinkes, Muh Ali menyebutkan, selain untuk membeli susu, terdapat anggaran lain sebesar Rp200 juta untuk membeli makanan tambahan bagi balita. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Jepara 2023.

"Rp3,6 miliar untuk beli susu. Nanti per 1 Juli 2023 susu mulai dibagikan. Rencananya melalui setiap Puskesmas," jelas Muh Ali, Rabu (28/6/2023).

Terkait waktu pembagian susu, Ali menjelaskan hal itu dikarenakan bulan Juni ini baru dilakukan pengadaan. Pasalnya, Dinkes menunggu petunjuk teknis penggunaan anggaran dana bagi hasil cukai dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ali menyebutkan, penganggaran pembelian susu tak hanya baru dilakukan tahun ini saja. Melainkan tahun 2022 juga. Tahun lalu anggarannya sebesar Rp2 miliar.

BACA JUGA: Anggaran Stunting Jepara Rp 111 M Tapi Separuh Lebih untuk Pendampingan

Sedangkan anggaran sebesar Rp200 juta yang digunakan untuk membeli makanan tambahan itu, memang tidak langsung diberikan kepada masyarakat. Tetapi dalam bentuk makanan siap santap. Makanan itu diberikan melalui kader kesehatan di desa-desa. Tujuannya supaya gizi tambahan benar-bebar dirasakan balita."Menerimanya siap makan. Yang masak kader desa atau siapa yang ditunjuk desa yang memiliki pengetahuan terkait kandungan nilai gizi makanan," jelas Muh Ali.Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jepara menyiapkan anggaran sebesar Rp111 miliar untuk penanganan Stunting. Anggaran itu tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Masing-masing sudah terkonsep program dan arah targetnya.Anggaran sebesar Rp111 miliar itu digunakan untuk tiga prorgam utama. Yakni untuk sasaran bayi dan balita sebesar Rp3,8 miliar, kegiatan untuk sasaran calon pengantin, ibu hamil dan remaja dianggarkan Rp45,1 miliar dan kegiatan pendampingan sebesar Rp62,9 miliar. Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler